3 Jenis Evaporator AC Chiller Berdasarkan Konstruksinya

0
121
views
sumber: google.co.id

Setidaknya terdapat tiga macam evaporator AC chiller yang dapat Anda dapatkan dikala membaca spesifikasi konstruksi mesinnya. Masing-masing evaporator hal yang demikian mempunyai fungsi sentral. Dan telah menjadi komponen utama dari chiller yang tak dapat terpisahkan.
Ini ia macam evaporator AC Chiller menurut konstruksinya

  1. Evaporator Bare
    Apakah Anda pernah atau pun acap kali memperhatikan cold storage atau rak air garam? Tak banyak yang tahu seandainya dua mesin hal yang demikian menerapkan evaporator macam bare. Evaporator ini dihasilkan dari pipa yang sengaja dihasilkan berbentuk spiral.
    Agar rangkanya tak gampang lepas, evaporator bare sengaja ditambahkan rangka penguat. Rangka penguat hal yang demikian tampak dengan terang terpasang pada dinding ruang pendinginnya.
  2. Evaporator Permukaan Datar
    Kecuali evaporator bare, ada juga yang diketahui sebagai evaporator permukaan datar. Sistem konstruksi pada cara AC chiller ini cukup unik. Di mana pipa-pipalah yang sengaja dililit oleh plat.
    Di mana saja, Anda dapat menemukan evaporator permukaan datar? Macam evaporator ini paling acap kali ditemukan pada contact freezer. Metode konduksi berimbas amat besar kepada pemindahan kalor.
  3. Evaporator Sirip
    Dan terakhir merupakan evaporator sirip. Siapa malah yang berprofesi sebagai staf jasa pemasangan chiller amat mengetahui contoh evaporator ini. Evaporator sirip menerapkan logam tipis sebagai material utamanya.
    Eksistensi sirip ini menolong memperluas permukaan evaporator supaya gampang meresap kalor layak keperluannya. Evaporator sirip paling acap kali ditemukan pada AC atau mesin pendingin ruangan lainnya.
    Fungsi atau manfaat evaporator bagi AC Chilller
    Dikala dioperasikan, chiller memerlukan daerah untuk meresap panas dari berjenis-jenis material seperti air, udara dan faktor lainnya. Merupakan evaporator yang berprofesi untuk meresap sekalian melaksanakan pertukaran panas.
    Tahukah Anda seandainya evaporator mempunyai fungsi yang berbanding terbalik dengan condenser. Bagian ini berada persis di antara kompresor dengan pipa kapiler. Dan sebagaimana yang sudah digambarkan pada skor pembasahan sebelumnya.
    Evaporator dihasilkan dari berjenis-jenis material berkwalitas. Seperti tembaga, kuningan, besi, almunium ataupun baja. Segala material hal yang demikian membikin evaporator cakap bertahan dalam rentang waktu yang lama. Dan tak gampang rusak sedangkan chiller diterapkan tiap-tiap dikala.
    Tapi, tahukah Anda seandainya evaporator tak cuma digolongankan menurut pada format dan konstruksinya saja. Bagian chiller ini juga diklasifikasikan menurut pada pengerjaan atau mekanisme kerja ekspansinya.
    Seperti fooleded evaporator atau dry expention evaporator. Sebab masuk dalam golongan yang berbeda, kedua evaporator hal yang demikian tentunya mempunyai keperluan yang berbeda pula.
    Bicara seputar chiller tak pernah ada habisnya. Sesudah mengetahui apa itu kompresor atau condenser, pengguna diajak untuk mengenali evaporator. Sama seperti dua bagian sebelumnya, evaporator juga dibekali pada chiller.
    Tanpa evaporator, chiller justru tak cakap menunaikan tugasnya sebagai mesin pendingin ruangan. Info lainnya mengenai evaporator AC chiller dapat Anda peroleh pada jasa pemasangan atau servis chiller yang jauh lebih berpengalaman.

Sumber: acwahana.com