Jenis Kebisingan Pada Sistem HVAC dan Solusinya

0
152
views
sumber: google.co.id

Pernahkah Anda merasa tak nyaman dengan kebisingan metode HVAC ? Padahal sangat benar-benar mengganggu, kebisingan HVAC dapat terjadi kapan saja dalam frekuensi rendah, menengah sampai tinggi. Sebelum checking mesin AC, cari tahu terutama dulu tipe kebisingannya berikut.

Variasi-tipe kebisingan pada metode HVAC

1.            Ductborne Noise

Variasi kebisingan pertama merupakan kebisingan yang disebabkan oleh kipas. Bunyi yang dihasilkan oleh fan menjalar cukup panjang mulai dari upstream sampai downstream. Bunyi berisik yang terdengar sangat benar-benar mengganggu terutamanya di ruangan daerah instalasi AC.

Situasi ini dapat memberi pengaruh kwalitas kerja karyawan yang berprofesi di sekitar daerah instalasi AC. Memandang fakta ini, tak heran kalau industri dan pabrik menentukan untuk menginstalasi AC di daerah yang berjauhan dari zona kerja. Terpenting kalau AC yang dipasang mengeluarkan bunyi berisik.

2.            Duct Break-in Noise

Bila sebelumnya kebisingan berasal dari fan, karenanya duct break-in noise berasal dari perangkat AC dan ruang instalasi. Bunyi bising tak cuma mengudara di sekitar mesin saja tapi menjalar ke ruangan di sekitarnya.

Menghindari instalasi duct ringan akan mengurangi bunyi kebisingan tak menyenangkan yang dimunculkan oleh mesin hal yang demikian. Sayangnya, situasi ini banyak diremehkan oleh pengguna AC sehingga instalasi pereda berisik baru dikerjakan sesudah AC mengeluarkan bunyi bising.

3.            Radiated Equipment Noise

Komponen HVAC selanjutnya yang tak jarang kali mengalami kebisingan merupakan radiated equipment noise. Bunyi berisik hal yang demikian berasal dari radiasi perlengkapan perangkat. Bunyi berisiknya tak cuma menjalar pada dinding saja melainkan juga lantai.

Umpamanya dikala instalasi dipasang bersebelahan dengan ruang kerja. Bunyi berisik yang dijadikan menjalar sampai menembus dinding dan hingga ke ruangan di sebelahnya. Situasi hal yang demikian akan kian parah kalau dinding ruangan diwujudkan dari material yang kurang bermutu.

4.            Termainal Noise

Kebisingan juga dapat terjadi pada terminal air mencakup  register, grille, vent cover dan diffuser. Kebisingan ini tak cuma memunculkan bunyi yang mengganggu melainkan juga menyebabkan getaran pada daerah-daerah yang dilewatinya.

System HVAC sepatutnya diinstalasi dengan sebaik mungkin untuk menghindari kebisingan. Spesifikasi perangkat yang dipakai malah sepatutnya bermutu terbaik, juga desain pembelokan duct dan perangkat suplainya.

5.            Duct Break-out Noise

Salah satu kebisingan bunyi AC juga disebabkan oleh saluran duct yang bermasalah. Bunyi berisik ini menjalar dari fan sampai regenerated noise dalam ducting AC. Kecuali itu, turbulensi airflow juga mewujudkan bunyi ribut yang memekakkan alat pendengaran.

Frekuensi bunyi dan getaran yang dijadikan cukup untuk membikin orang yang berada di sekitarnya tak nyaman. Sebab bunyi yang dimunculkan memekakkan alat pendengaran.

Itulah lima bunyi berisik HVAC yang dapat terjadi kapan saja dikala metode instalasi tak dikerjakan dengan bagus. Untuk menghindari situasi hal yang demikian, instalasi AC sepatutnya dikerjakan oleh teknisi profesional dan menerapkan produk yang bermutu tinggi. Perawatan metode HVAC malah diperlukan guna menjaga kwalitas material dan sistemnya.

Sumber: acwahana.com