Pemanas Air Solar Pasif vs Aktif, Pilih, Bagaimana Cara Kerjanya?

0
47
views
sumber: google.co.id

Tampaknya saat ini menggunakan pemanas air solar adalah gaya hidup terbaru dan modern. Kecuali memiliki banyak manfaat, tentunya menggunakan pemanas air jauh lebih efisien.
Namun, pernahkah Anda berdaya upaya bagaimana sistem kerja pemanas air hingga-hingga alat tersebut dapat menghangatkan air tiap saat. Sekiranya Anda belum tahu, berikut ini adalah penjelasannya.
Sistem kerja pemanas air solar

  1. Sistem kerja pemanas air pasif
    Menurut jenisnya, pemanas air dibedakan menjadi dua, adalah pemanas air pasif dan aktif. Karena perbedaan ragam inilah sistem kerja pemanas air malahan berbeda-beda dan tidak dapat disamakan.
    Pada pemanas air surya ragam pasif tidak akan membutuhkan daya lain saat pemanas sedang memproduksi air panas. Simpelnya adalah pemanas hanya akan menggunakan 100% daya sinar matahari untuk menghangatkan air tangki.
    Memiliki dua bagian utama tangki air dan panel kolektor yang dihubungkan lantas melewati dua pipa. Panel kolektor memiliki tutup kaca yang dapat berfungsi mengambil sinar matahari. Meskipun tangki air berfungsi sebagai termos sebagai tempat menampung air panas supaya lebih awet dan bendung lama.
    Sistem kerja pemanas air pasif adalah, saat matahari bersinar terik, karenanya panel kolektor akan lantas menangkap sinar matahari tersebut. Lalu secara mekanis sinar matahari akan lantas dialirkan dari sirip panas pipa tembaga yang berisi air. Jadinya suhu air di dalam tangki akan perlahan-lahan menjangkau seiring lamanya proses.
    Sekiranya air tangki terlalu panas, karenanya segala tangki penyimpanan akan menyesuaikan suhu air yang diharapkan dengan sendirinya. Bahkan jika suhu penyimpanan dan suhu panel kolektor sudah menempuh yang diharapkan, dengan sendirinya air akan memberhentikan proses aliran.
  2. Pemanas air aktif
    Sama halnya seperti pemanas air pasif, pemanas air aktif juga menggunakan sinar matahari sebagai proses pemanasan air tangki. Hanya saja bedanya adalah saat proses pendistribusian air dingin dan panas, pemanas air aktif membutuhkan daya listrik. Tujuannya supaya pompa bergerak dan perangkat otomatis terkontrol.
    Pemanas air matahari aktif biasanya dipakai untuk skala besar. Misalnya hotel, spa, rumah sakit, dan apartemen. Ini disebabkan sebab bagian pemanas air aktif jauh lebih rumit. Serta, kapasitas tangki air juga jauh lebih besar.
    Sekiranya wilayah yang Anda tinggali tiba-tiba hujan atau mengalami mendung secara berhari-hari, karenanya pemanas air aktif akan menggunakan daya listrik. Penerapan daya listrik ini sebagai emergency backup supaya pemanas air aktif konsisten berprofesi pada saat cuaca sedang tidak bersahabat. Jadinya penggunaan air hangat tidak akan terganggu.
    Itulah tadi sedikit informasi berhubungan sistem kerja pemanas air solar menurut jenisnya. Sekiranya Anda berkeinginan menyediakan air hangat tanpa seharusnya repot-repot memasak, gunakanlah pemanas air di rumah sebagai sumber air hangat utama. Kecuali hemat daya, Anda juga akan hemat daya sebab pemanas air jauh lebih efisien dan modern untuk dipakai.

Sumber: intisolarbandung.com