Perkembangan Kemeja Karyawan Hingga Sekarang

0
90
views
sumber: google.co.id

Kemeja karyawan apabila diamati secara sekilas memang hampir sama tapi kenyataannya tiap-tiap kemeja yang diterapkan memanglah berbeda. Terutama apabila diterapkan oleh perempuan dan laki-laki dari segi namanya saja sudah berbeda. Motif dan modelnya juga beragam layak dengan pekerjaan yang diampunya.

Fakta perkembangan kemeja karyawan

1.            Istilah nama

Hal pertama yang perlu dikenal adalah nama yang diajukan dari tiap-tiap kemeja layak dengan siapa yang memakainya. Istilah nama ini juga sudah familier dalam dunia konveksi kemeja karyawan. Kemeja yang diterapkan untuk pria dan wanita pun berbeda pun dari sisi namanya.

Bila diamati dari artian dan nama asalnya kemeja adalah atasan yang memang dimaksudkan untuk diterapkan seorang pria. Kata kemeja sendiri berasal dari Portugis yang awalnya berupa kamisa dan kemudian dikenal menjadi nama kemeja seperti yang dikenal saat ini.

Sementara untuk atasan kerja yang diterapkan oleh wanita beda lagi dalam penyebutannya. Sebutan atasan kantor yang diterapkan oleh wanita adalah blus dimana lebih dikenal dengan baju yang segera dikenakan tanpa ada kancing di bagian depan pakaiannya.

2.            Perkembangan kemeja

Kemeja saat ini sudah berkembang cukup kencang dalam hal figur dan warna yang diterapkan. Anda bebas memilih warna dan figur pada jasa jahit kemeja karyawan. Dimana nantinya bentukan tersebut akan disesuaikan dengan desain yang sudah diciptakan sebelumnya.

Model yang diterapkan saat ini semakin meniru popularitas fashion sehingga padahal dalam keadaan berprofesi mereka tetap dapat fashionable dan nyaman dalam menjalani tiap-tiap pekerjaan yang dilaksanakan. Model yang dipilih cukup bebas asalkan masih sopan dan rapi layak dengan ketetapan kantor daerah dimana berprofesi.

Sementara untuk warnanya juga cukup berkembang dimana yang awalnya kemeja identik dengan warna-warna yang netral dan juga gelap seperti coklat, hitam dan putih. Namun untuk saat ini kemeja semakin berani dalam memilih warna yang akan dipilih seperti layaknya warna-warna cerah dan motif yang ramai.

3.            Bahan yang diterapkan

Untuk bahan yang diterapkan juga sungguh-sungguh bervariasi yang awalnya cuma dari katun dan spandek tapi akhirnya semakin berkembang layak dengan keperluan dan kenyamanan saat diterapkan. Bahan seperti polyster, jeans dan wool saat ini sudah dapat diterapkan dengan cukup gampang.

Untuk tingkat kenyamanannya sendiri berbeda-beda dari tiap-tiap orang dimana ada yang menyukai kain yang teduh meresap keringat ada juga yang lebih menyukai tipis dan ringan untuk diterapkan. Dimana hal ini layak dengan tiap-tiap karakteristik dari tiap-tiap bahan kemeja yang diterapkan.

4.            Potongan yang direkomendasikan

Untuk figur potongan kantoran lebih bagus menggunakan figur yang semi formal dimana masih dapat diterapkan dalam keadaan apa pun dibandingkan figur formal yang kaku. Itulah sebagian hal penting berhubungan dengan kemeja karyawan yang perlu dikenal.

Sumber: henryadams.co.id